24 Apr 2012

MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP


Pengertian Pandangan Hidup
Setiap manusia mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup itu bersifat kodrati, sehingga pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia.

Macam-Macam Sumber Pandangan Hidup
1. Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya.
2. Pandangan hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada negara tersebut.
3. Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.

Pandangan Hidup Muslim
Pandangan hidup Islam dicanangkan oleh Nabi di Makkah melalui penyampaian wahyu Allah dengan cara-cara yang khas. Setiap kali Nabi menerima wahyu yang berupa ayat-ayat al-Qur’an, beliau menjelaskan dan menyebarkannya kemasyarakat. Cara-cara seperti ini tidak sama dengan cara-cara yang ada pada scientific worldview,dan oleh sebab itu Prof.Alparslan menamakan worldview Islam sebaai ‘quasi-scientific worldview’. Penjelasan lebih detail tentang pandangan hidup Islam akan dilakukan kemudian.
Proses pembentukan pandangan hidup melalui penyebaran ilmu pengetahuan diatas akan lebih jelas lagi jika kita lihat dari proses pembentukan elemen-elemen pokok yang merupakan bagian dari struktur pandangan hidup itu serta fungsi didalamnya. Seperti yang dijelaskan diatas bahwa pandangan hidup dibentuk oleh jaringan berfikir (mental network) yang berupa keseluruhan yang saling berhubugan (architectonic whole).
Namun, ia tidak merepresentasikan suatu totalitas konsep dalam pikiran kita. Ketika akal seseorang menerima pengetahuan terjadi proses seleksi yang alami, dimana pengetahuan tertentu diterima dan pengetahuan yang lain ditolak. Pengetahuan yang diterima oleh akal kita akan menjadi bagian dari struktur worldview yang dimilikinya.

Meskipun pengetahuan yang diterima oleh akal manusia itu bersifat acak, namun ia akan terstruktur dengan sendirinya dalam pikiran manusia. Dari konsep-konsep yang ada dalam diri manusia maka kita dapat menyusun kedalam beberapa struktur konsep. Professor Alparslan mengkategorikan struktur pandangan hidup menjadi lima:
1) Struktur tentang kehidupan,
2) Struktur tentang dunia,
3) Struktur tentang manusia,
4) Struktur tentang nilai dan
5) strutktur tentang pengetahuan.
Proses terbentuknya struktur konsep dalam worldview ini bermula dari struktur tentang kehidupan, yang didalamnya termasuk cara-cara manusia menjalani kegiatan kehidupan sehari-hari, sikap-sikap individual dan sosialnya, dan sebagainya. Struktur tentang dunia adalah konsepsi tentang dunia dimana manusia hidup. Struktur tentang ilmu pengetahuan adalah merupakan pengembangan dari struktur dunia (dalam transparent worldview).
Gabungan dari struktur kehidupan, dunia dan pengetahuan ini melahirkan struktur nilai, dimana konsep-konsep tentang moralitas berkembang. Setelah keempat struktur itu terbentuk dalam pandangan hidup seseorang secara transparent, maka struktur tentang manusia akan terbentuk secara otomatis.
Meskipun proses akumulasi kelima struktur diatas dalam pikiran seseorang tidak selalu berurutan seperti yang disebut diatas, tapi yang penting kelima struktur itu pada akhirnya menjadi suatu kesatuan konsepsi dan berfungsi tidak saja sebagai kerangka umum (general scheme) dalam memahami segala sesuatu termasuk diri kita sendiri, tapi juga mendominasi cara berfikir kita. Disini dalam konteks lahirnya ilmu pengetahuan di masyarakat, struktur ilmu pengetahuan merupakan asas utama dalam memahami segala sesuatu. Ini berarti bahwa teori atau konsep apapun yang dihasilkan oleh seseorang dengan pandangan hidup tertentu akan merupakan refleksi dari struktur-struktur diatas.
Teori ini berlaku secara umum pada semua kebudayaan dan dapat menjadi landasan yang valid dalam menggambarkan timbul dan berkembanganya pandangan hidup manapun, termasuk pandangan hidup Islam. Berarti, kegiatan keilmuan apapun baik dalam kebudayaan Barat, Timur maupun peradaban Islam dapat ditelusur dari pandangan hidup masing-masing.

Pengertian Ideologi
IDEOLOGI berasal dari kata idea ( inggris ) yg berarti gagasan, dan oida berasal dari (yunani) yg berarti mengetahui,melihat dengan budi.serta kata logi yg berasal dari yunani (LOGOS) yg artinya pengetahuan.

Jadi Ideologi merupakan Pengetahuan tentang gagasan gagasan tentang ide-ide ,sciense of ideas atau juga ajaran tentang pengertian pengertian dasar.

CITA-CITA

Pengertian Cita-Cita
Cita-cita merupakan pandangan masa depan, merupakan pandangan hidup yang akan datang. Pada umumnya cita-cita merupakan semacam garis linier yang makin lama makin tinggi, dengan perkataan lain, cita-cita merupakan keinginan, harapan, dan tujuan manusia yang makin tinggi tingkatannya.

Contoh Cita-Cita
Misalnya, seorang anak bercita-cita ingin menjadi dokter, Mendapatkan Universitas Negeri ternama, Membahagiakan orang tua, yaitu bisa membiayai untuk pergi haji, dll.

KEBAJIKAN

Pengertian Kebajikan
Kebajikan atau kebaikan atau perbuatan yang mendatangkan kebaikan pada hakekatnya sama dengan perbuatan moral, perbuatan yagn sesuai dengan norma-norma agama dan etika.
Makna Kebajikan
Sebagai makhluk Tuhan, manusiapun harus mendengarkan suara hati Tuhan. Suara Tuhan selalu membisikkan agar manusia berbuat baik dan mengelakkan perbuatan yang tidak baik.
Faktor-Faktor Yang Menentukan Tingkah Laku Seseorang
1. Faktor Pembawaan (hereditas) yang telah ditentukan pada waktu seseorang masih dalam kandungan.
2. Faktor Lingkungan (environment) yang membentuk seseorang merupakan alam kedua yang terjadinya setelah seorang anak lahir. Lingkungan membentuk jiwa seseorang meliputi lingkungan, keluarga, sekolah, dan masyarakat.
3. Pengalaman yang khas yang pernah diperoleh. Baik pengalaman pahit yang sifatnya negatif, maupun pengalaman manis yang sifatnya positif, memberikan pada manusia suatu bekal yang selalu dipergunakan sebagai pertimbangan sebelum seseorang mengambil tindakan.

USAHA/ PERJUANGAN

Pengertian Usaha/Perjuangan
Kerja keras untuk mewujudkan cita-cita. Setiap manusia harus kerja keras untuk kelanjutan hidupnya. Sebagian hidup manusia adalah usaha / perjuangan untuk hidup, dan ini sudah kodrat manusia.
Satu Ayat Al-Qur’an Tentang Usaha /Perjuangan
Sebagaimana hadist yang diucapkan Nabi Besar Muhannad S.A.W. yang ditunjukkan kepada para pengikutnya : "Bekerjalah kamu seakan-akan kamu hidup selama-lamanya, dan beribadahlah kamu seakan-akan kamu akan mati bersok". Allah berfirman dalam Al-Quran surat Ar-Ra'du ayat 11 : "Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum, kecuali jika mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri".
Tiga Aliran Filsafat
1. Aliran Naturalisme yaitu hidup manusia dihubungkan dengan kekuaan gaib.
2. Aliran Intelektualisme yaitu berdsarkan logika atau akal.
3. Aliran gabungan yaitu kekuatan gaib dan juga akal.
Pengertian Keyakinan Atau Kepercayaan
Kepercayaan dalam bahasa inggrisnya dinamakan "trust or believe" ini merupakan suatu bentuk nyata dalam kehidupan dimana menjadi berharga dari intan berlian sekalipun. Agama pun mengajarkan pentingnya kepercayaan pada Tuhan Yang Maha Esa atau Allah SWT. Ini esensi penting dalam beragama karena tanpa ini maka keimanan seseorang diragukan. Orang yang tidak mempercayai Tuhan adalah atheis.

LANGKAH - LANGKAH BERPANDANGAN HIDUP YANG BAIK

Langkah-Langkah Berpandangan Hidup Yang Baik
1. Mengenal, suatu kodrat manusia yang merupakan tahap pertama dari setiap aktivitas hidupnya.
2. Mengerti, maksudnya mengerti terhadap pandangan hidup itu sendiri.
3. Menghayati, dengan menghayati hidup kita memperoleh gambaran yang tapat dan benar mengenai kebenaran pandangan hidup itu sendiri.
4. Meyakini,  merupakan suatu hal untuk cendeerung memperoleh suatu kepastian sehingga dapat mencapai suatu tujuan hidupnya.
5. Mengabdi, merupakan sesuatu hal yang penting dalam menghayati dan meyakini sesuatu yang telah dibenarkan dan diterima baik oleh dirinya lebih-lebih oleh orang lain.
6. Mengamankan, mungkin sudah merupakan sifat manusia bahwa bila sudah mengabdikan diri pada suatu pandangan hidup lalu ada orang lain yang menggangu dan atau menyalahkannya tentu dia tidak menerima dan bahkan cenderung untuk mengadakan perlawan.


 Sumber:
http://www.elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/ilmu_budaya_dasar/bab8-manusia_dan_pandangan_hidup.pdf


18 Apr 2012

Manusia dan Keadilan

PENGERTIAN KEADILAN
Menurut pendapat yang lebih umum dikatakan bahwa keadilan itu adalah pengakuan dan pelakuan yang seimbang antara hak-hak dan kewajiban. Keadilan terletak pada keharmonisan menuntut hak dan menjalankan kewajiban. Atau dengan kata lain, keadilan adalah keadaan bila setiap orang memperoleh apa yang menjadi haknya dan setiap orang memperoleh bagian yang sama dari kekayaan bersama.
 
MAKNA KEADILAN
Keadilan hanya merupakan sebuah simbol, namun tanpa adanya simbol tersebut anarki akan terjadi di dunia ini. keadilan adalah sesuatu yang tidak dapat lepas dari atribut-atribut yang ada di masyarakat. keadilan tidak dapat kita raih karena keadilan merupakan sesuatu yang sempurna dan hanya yang omnipotent-lah yang dapat menggapainya, sedangkan manusia merupakan mahkluk yang terbatas.
Keadilan merupakan suatu nilai/orientasi yang menjadi patokan untuk dicapai, walaupun manusia hanya dapat mendekatinya. Sebagai perkembangan dari perenungan, saya mendapatkan bahwa terdapat paling tidak ada 2 unsur penting (pilar terpentik dalam keadilan yaitu :
1. Tidak merugikan pihak lain
2.menempatkan manusia sebagaimana tujuan dari adanya manusia
 
CONTOH KEADILAN
Seorang karyawan yang hanya menuntut hak kenaikan upah tanpa meningkatkan hasil kerjanya tentu cenderung disebut memeras. Sebaliknya pula, seorang majikan yang terus menerus menggunakan tenaga orang lain, tanpa memperhatikan kenaikan upah dan kesejahteraannya, maka perbuatan itu menjurus kepada sifat memperbudak orang atau pegawainya. Oleh karena itu, untuk memperoleh keadilan, misalnya kita menuntut kenaikan upah, sudah tentu kita harus berusaha meningkatkan prestasi kerja kita. Apabila kita menjadi majikan, kita harus memikirkan keseimbangan mereka dengan upah yang diterima.
 
SATU SILA DALAM PANCASILA YANG ADA HUBUNGANNYA DENGAN KEADILAN SOSIAL
Keadilan merupakan sila kelima dari pancasila yang berbunyi "Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia." Para pemimpin membuat perumusan pancasila dengan berbagai uraian, seperti dari Bung Hatta dalam uraiannya mengenai sila "Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia", menulis sebagai berikut "Keadilan sosial adalah langkah yang menentukan untuk melaksanakan Indonesia yang adil dan makmur." Selanjutnya diuraikan bahwa para pemimpin Indonesia yang menyusun UUD 45 percaya bahwa cita-cita keadilan sosial dalam bidang ekonomi ialah dapat mencapai kemakmuran yang merata.

LIMA WUJUD KEADILAN SOSIAL YANG DIPERINCI DALAM PERBUATAN DAN SIKAP
1. Perbuatan luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.
2. Sikap adil terhadap sesama, menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban serta menghormati hak-hak orang lain.
3. Sikap suka memberi pertolongan kepada orang yang memerlukan
4. Sikap suka bekerja keras.
5. Sikap menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan bersama.
 
DELAPAN JALUR PEMERATAAN YANG MERUPAKAN ASAS KEADILAN SOSIAL
1) Pemerataan pemenuhan kebutuhan pokok rakyat banyak khususnya pangan, sandang, dan perumahan.
2) Pemerataan memperoleh pendidikan dan pelayanan kesehatan.
3) Pemerataan pembagian pendapatan.
4) Pemerataan kesempatan kerja.
5)  Pemerataan kesempatan berusaha.
6) Pemerataan kesempatan berpatisipasi dalam pembangunan khususnya bagi generasi muda dan kaum wanita.
7) Pemerataan penyebaran pembangunan di seluruh wilayah tanah air.
8) Pemerataan kesempatan memperoleh keadilan.
 
MACAM-MACAM KEADILAN
1. Keadilan legal atau keadilan moral.
2. Keadilan distributif.
3. Keadilan komutatif.
 
PENGERTIAN KEJUJURAN
Kejujuran atau jujur artinya apa yang dikatakan seseorang sesuai dengan hati nuraninya apa yang dikatakannya sesuai dengan kenyataan yang ada. Sedangkan kenyataan yang ada itu adalah kenyataaan yang benarr-benar ada. Jujur juga berarti seseorang bersih hatinya dari perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh agama dan hukum.

HAKEKAT KEJUJURAN
Pada hakekatnya, jujur atau kejujuran dilandasi oleh kesadaran moral yang tinggi, kesadaran pengakuan akan adanya sama hak dan kewajiban, serta rasa takut terhadap kesalah atau dosa.
 
PENGERTIAN KECURANGAN
Kecurangan atau curang identik dengan ketidakjujuran atau tidak jujur, dan sama pula dengan licik, meskipun tidak serupa benar. Curang atau kecurangan artinya apa yang diinginkan tidak sesuai dengan hati nuraninya.
 
SEBAB-SEBAB ORANG MELAKUKAN KECURANGAN
Ditinjau dari hubungan manusia dengan alam sekitarnya, ada empat aspek yaitu aspek ekonomi, aspek kebudayaan, aspek peradaban, dan aspek teknik. Apabila keempat aspek tersebut dilaksanakan secara wajar, maka segalanya akan berjalan sesuai dengan norma-norma moral atau norma hukum. Akan tetapi, apabila manusia dalam hatinya telah digerogoti jiwa tamak, iri, dengki, maka manusia akan melakukan perbuatan yang melanggar norma tersebut dan jadilah kecurangan.
 
PERHITUNGAN DAN PEMBALASAN
Menurut agama :
Jika seseorang melakukan apa yang ALLAH SWT larang, maka orang tersebut akan mendapat balasannya sesuai apa yang dia perbuat di akherat nanti.
Menurut hukum:
Jika ada seseorang yang melanggar hukum, dia wajib mendapat balasan dan hukuman sesuai apa yang dia perbuat.
 
PENGERTIAN NAMA BAIK
Nama baik bukan sekedar sebuah nama, tapi nama baik adalah sesuatu yang perlu dipertahankan dan dijaga. Sekali ternoda atau tercemar akan sulit memulihkannya. Apabila ingin memulihkan nama baik yang sudah tercemar, sebaik kita melakukan perilaku yang positif, dan tingah laku yang sopan dan satun. Selain itu kita harus bertobat kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berjanji tidak mengulangi perbutan yang dapat mencemarkan nama baik.
 
HAKEKAT PEMULIHAN NAMA BAIK
Yang sesuai dengan kodrat manusia, yaitu :
1. Manusia menurut sifat dasarnya adalah makhluk moral.
2. Ada aturan-aturan yang berdiri sendiri yang harus dipatuhi manusia untuk mewujudkan dirinya sendiri sebagai pelaku moral tersebut.

PENGERTIAN PEMBALASAN
Suatu reaksi atas perbuatan orang lain, berupa perbuatan yang serupa, perbuatan yang seimbang, tingkah laku yang serupa, dan tingkah laku yang seimbang.
 
PENYEBAB PEMBALASAN
Pembalasan disebabkan oleh adanya pergaulan. Pergaulan yang bersahabat akan mendapat balasan yang bersahabat, sebaliknya pergaulan yang penuh kecurigaan menimbulkan balasan yang tidak bersahabt pula.
 
CONTOH PEMBALASAN
Ada seorang yang mencuri televisi, maka orang tersebut mendapat balasan berupa hukuman dipenjara.
 
 
Sumber :
Buku MKDU Ilmu Budaya Dasar Oleh : Widyo Nugroho, Achmad Muchji Penerbit Gunadarma
http://afebfhui2k3.multiply.com/journal/item/5
http://melisanti91.blogspot.com/2010/12/manusia-dan-keadilan.html
http://indra-wirawan20.blogspot.com/2012/04/manusia-dan-keadilan.html

9 Apr 2012

Manusia Dan Penderitaan

Pengertian penderitaan
Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu dapat lahir atau batin, atau lahir batin

Siksaan
Contoh siksaan dapat diartikan siksaan badan atau jasmani dan siksaan jiwa atau rohani. Siksaan yang dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari banyak terjadi dan banyak dibaca di berbagai media masa. Contohnya perampokan, pemerkosaan, pembunuhan dan lain-lain.

Phobia
Phobia atau ketakutan merupakan bentuk lain yang dapat menyebabkan seseorang mengalami siksaan batin, pada umumnya seseorang memiliki satu atau lebih phobia ringan seperti takut pada tikus, ular, serangga dan lainnya, tetapi pada beberapa orang ketakuta itu sedemikian hebatnya sehingga mengganggu.

Tiga contoh siksaan yang sifatnya psikis
Kebimbangan : dialami oleh seseorang bila pada suatu saat tidak dapat menentukan pilihan mana yang akan diambil
Kesepian : dialami oleh seseorang merupakan rasa sepi dalam dirinya atau jiwanya walaupun dalam lingkungan yang ramai.
Ketakutan : merupakan bentuk lain yang dapat menyebabkan seseorang mengalami siksaan batin.

Penyebab ketakutan
Cloustrophobia : rasa takut terhadap ruangan tertutup
Agoraphobia : rasa takut berada ditempat terbuka
Gamang : ketakutan bila berada di tempat tinggi
Kegelapan : ketakutan pada tempat gelap
Kesakitan : ketakutan oleh rasa sakit
Kegagalan : ketakutan disebabkan bahwa apa yang akan dijalankan akan mengalami kegagalan

Kekalutan mental
Penderitaan batin dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental secara lebih sederhana kekalutan mental dapat dirumuskan sebagai gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehinggan yang bersangkutan bertingkah kurang secara wajar.

Gejala
Gejala permulaan seseorang mengalami kekalutan mental nampak pada jasmani yang sering merasakan pusing, sesak napas, dendam, nyeri pada lambung selain itu nampak juga pada kejiwaan dengan rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis, cemburu, mudah marah

Tahapan
Tahapan gangguan kejiwaan adalah nampak pada kehidupan si penderita baik jasmani maupun rohani, usaha mempertahankan diri secara agresif, dan kekalutan pada titik patah (mental breakdown) dan yang bersangkutan mengalami gangguan.

Penyebab
Penyebab timbulnya kekalutan mental antara lain kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempurna, terjadinya konflik sosial budaya akibat norma berbeda antara yang bersangkutan dengan apa yang ada di masyarakat, cara pematangan batin yang salah dengan memberikan reaksi yang berlebihan terhadap kehidupan sosial

Proses
Proses kekalutan mental yang dialami seseorang mendorong ke arah
Positif : trauma yang dialami dijawab secara baik sebagai usaha agar tetap survive dalam hidup
Negatif : trauma yang dialami diperlarutkan atau diperturutkan, sehingga yang bersangkutan mengalami frustasi, yaitu tekanan batin akibat tidak tercapainya apa yang diinginkan

Penderitaan dan perjuangan
Setiap manusia pasti mengalami penderitaan, baik berat ataupun ringan. Penderitaan adalah bagian kehidupan manusia yang bersifat kodrati. Karena itu terserah kepada manusia itu sendiri untuk berusaha mengurangi penderitaan itu semaksimal mungkin, bahkan rnenghindari atau menghilangkan sama sekali.
Manusia adalah mahluk berbudaya, dengan budayanya itu is berusaha mengatasi penderitaan yang mengancam atau dialaminya. Hal ini membuat manusia itu kreatif, balk bagi penderita sendiri maupun bagi orang lain yang melihat atau mengamati penderitaan.
Penderitaan dikatakan sebagai kodrat manusia, artinya sudah menjadi konsekwensi manusia hidup, bahwa manusia hidup ditakdirkan bukan hanya untuk bahagia, melainkan juga menderita. Karena itu manusia hidup tidak boleh pesimis, yang menganggap hidup sebagai rangkaian penderitaan. Manusia hams optimis, is hams berusaha mengataasi kesulitan hidup. Allah telah berfirman dalam surat Arra’du ayat 11, bahwa Tuhan tidak akan membah nasib seseorang kecuali orang itu sendiri yang berusaha merubahnya.
Pembebasan dari penderitaan pada hakekatnya meneruskan kelangsungan hidup. Caranya ialah berjuang menghadapi tantangan hidup dalam alarn lingkungan, masyarakat sekitar, dengan waspada, dan disertai doa kepada Tuhansupaya terhindar dari bahaya dan malapetaka.

Hubungan Penderitaan, media masa dan seniman
Bagi media masa dan seniman penderitaan dibuat melalui karya sastra yang dapat dikomunikasikan kepada masyarakat sehingga ikut merasakan penderiaan tersebut. Dalam dunia modern sekarang ini kemungkinan terjadi penderitaan itu lebih besar. Hal ini telah dibuktikan oleh kemajuan teknologi dan sebagainya. Penderitaan yang terjadi di seluruh dunia merupakan salahs atu obyek sasaran media massa untuk membuat berita,kemudian akan sampai ke seluruh penjuru masyarakat termasukpara seniman yang kemudian akan mengapresiasikan rasasimpatinya melalui karya seni

Penyebab penderitaan
Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia
Penderitaan yang menimpa manusia karena perbuatan buruk manusia dapat terjadi dalam hubungan sesama manusia dan hubungan manusia dengan alam sekitarnya. Penderitaan ini kadang disebut nasib buruk. Nasib buruk ini dapat diperbaiki manusia supaya menjadi baik. Dengan kata lain, manusialah yang dapat memperbaiki nasibnya. Perbedaan nasib buruk dan takdir, kalau takdir, tuhan yang menentukan sedangkan nasib buruk itu manusia penyebabnya.
Penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan / azab tuhan
Penderitaan manusia dapat juga terjadi akibat penyakit atau siksaan / azab tuhan. Namun kesabaran, tawakal, dan optimisme dapat merupakan usaha manusia untuk mengatasi penderitaan itu.

Pengaruh penderitaan
Orang yang mengalami penderitaan akan memperleh pengaruh bermacam-macam dan sikap dalam dirinya. Sikap yang timbul akan berupa sikap positif ataupun sikap negatif. Sikap negatif misalnya penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa, ingin bunuh diri. Sikap ini diungkapkan dalam peribahasa “sesal dahulu pendapatan, sesal kemudian tak berguna”,”nasi sudah menjadi bubur”. Kelanjutan dari sikap negatif ini dapat timbul sikap anti, misalnya anti kawin atau tidak mau kawin, tidak punya gairah hidup.
Sikap positif yaitu sikap optimis mengatasi penderitaan hidup, bahwa hidup bukan rangkaian penderitaan, melainkan perjuangan membebaskan diri dari penderitaan, dan penderitaan itu adalah hanya bagian dari kehidupan. Sikap positif biasanya kreatif, tidak mudah menyerah, bahkan mungkin akan timbul sikap keras atau sikap anti, misalnya anti kawin paksa, ia berjuang menentang kawin paksa; anti ibu tiri, ia berjuang melawan sikap ibu tiri; anti kekerasan, ia berjuang menentang kekerasan dan lain-lain.
Apabila sikap negatif dan sikap positif ini dikomunikasikan oleh para seniman kepada para pembaca, penonton, maka para pembaca, para penonton akan memberikan penilaiannya. Penilaian itu dapat berupa kemauan untuk mengadakan perubahan nilai-nilai kehidupan dalam masyarakat dengan tujuan perbaikan keadaan. Keadaan yang sudah tidak sesuai ditinggalkan dan diganti dengan keadaan yang lebis sesuai. Keadaan yang berupa hambatan harus disingkirkan.

7 Apr 2012

Contoh Dan Pengertian Penulisan Ilmiah

Contoh Penulisan Ilmiah
ABSTRAKSI


Alfian Ramadan.18110046
Perancangan Program Penjualan Buku Secara Tunai Pada Toko Buku “XYZ” Menggunakan Microsoft Visual Foxpro 9.0.
PI. Sistem Informasi. Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi. Universitas gunadarma. 2011
Kata Kunci : Perancangan Program, Penjualan Buku
(xi+52+Lampiran)

Dalam era globalisasi sekarang ini, teknologi informasi melaju dengan cepatnya. Adapun komputer yang merupakan peralaatan yang diciptakan untuk memudahkan pekerjaan manusia, saat ini mencapai kemajuan yang baik di dalam pembuatan hardware maupun software. Rancangan program yang dapat membantu dan memudahkan pekerjaan manusia dalam hal kegiatan keuangan, administrasi, personalia, dan lain-lain, seperti pengolahan data untuk penjualan, pembelian, pembayaran, dan lain sebagainya. Usaha yang dijalani oleh Toko Buku “XYZ” adalah menjual buku. Sebagai salah satu usaha yang bersifat memberikan pelayanan kepada para konsumennya, maka kecepatan dan ketepatan dalam mengolah data sangatlah penting guna meningkatkan kepuasan konsumen itu sendiri dan otomatis kinerja, sehingga produktivitas pada toko itu sendiri akan meningkat.
Sesuai dengan penjelasan diatas, bahwa pembuatan rancangan program adalah sebagai penunjang dalam pengolahan data penjualan buku secara tunai pada Toko Buku “XYZ”. Untuk mempermudah proses pendataan dan transaksi penjualan menjadi lebih akurat dan meringankan biaya, waktu, dan tenaga.
Sebagai sumbangsih pikiran guna meningkatkan sistem yang lebih baik dari yang menggunakan manual menjadi terkomputerisasi. Pemakaian aplikasi program dapat memudahkan dalam proses penghitungan manual. Dengan menggunakan aplikasi program penjualan buku secara tunai pada Toko Buku “XYZ” dapat mempercepat proses pengolahan data, transaksi, dan proses pembuatan laporan sehingga waktu yang dibutuhkan lebih singkat dan efisien.


Daftar Pustaka (1995-2008)

 1.      PENDAHULUAN

1.1.            Latar Belakang
Abad ke-21 merupakan zaman dimana kemajuan di bidang teknologi informasi menjadi kian pesatnya. Zaman tersebut merupakan zaman globalisasi di mana manusia sebagai objek dari kemajuan teknologi tidak terbatas lagi oleh ruang dan waktu. Seiring dengan perkembangan zaman, maka akan semakin besar pula tantangan yang harus dihadapi. Tantangan zaman ini tidak terlepas dari kemampuan sumber daya manusia terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi yang mendasarinya, tetapi juga harus diikuti pula dalam bentuk partisipasi sehingga tidak terseret arus globalisasi dan tidak hanya menjadi penonton atau konsumen dari perkembangan globalisasi dan pesatnya dunia teknologi.
Mahasiswa sebagai objek dunia pendidikan diharapkan menjadi mahasiswa yang dinamis, kreatif, inovatif, dan aplikatif dalam memahami ilmu yang didapat pada masa perkuliahan. Sehingga dari merekalah nantinya akan menyumbang penemuan dari suatu gagasan baru. Mengetahui akan peran mahasiswa di bidang ilmu pengetahuan, sebagai mahasiswa jurusan sistem informasi Universitas Gunadarma, penulis bermaksud merealisasikan ide atau gagasan yang akan direalisasikan menjadi pembuatan program.

1.2.Rumusan Masalah
Dalam penulisan ilmiah ini dirancang program penjualan buku secara tunai menggunakan microsoft visual foxpro 9.0 yang terinstal pada komputer dengan
sistem operasi windows xp profesional.
Sehingga diharapkan dapat mempermudah pekerjaan didalam penjualan buku secara tunai.

1.3.Batasan Masalah
Dalam penulisan Tugas Akhir ini, penulis memberikan batasan permasalahan yaitu membahas tentang penjualan buku pada toko “XYZ” yaitu mulai dari proses pendataan buku, pendataan kasir dan juga proses transaksi penjualan buku. Sehingga menghasilkan laporan yang berupa laporan data buku, laporan data kasir, bukti transaksi, dan laporan transaksi penjualan buku perperiode.

1.4.Tujuan Penulisan
Tujuan dari penulisan ini adalah untuk membuat program penjualan buku secara tunai menggunaakan microsoft visual foxpro 9.0 dan pembaca juga dapat mengetahui cara membuat program menggunakan microsoft visual foxpro 9.0 dengan sistem operasi windows xp professional.

1.5.Metode Penulisan
Untuk mewujudkan suatu hasil akhir yang baik dan dapat di pertanggung jawabkan, maka metode pengumpulan data yang dapat membantu didalam menyelesaikan tugas akhir ini, penulis menggunakan dua metode:
  1. Metode studi pustaka (library)
Metode ini digunakan untuk memperoleh informasi mengenai topik yang sedang diteliti dengan mengambil sumber dari buku-buku atau internet serta mengumpulkan bahan-bahan yang ada hubungannya dengan bahan pokok tugas akhir yang penulis buat.
  1. Metode wawancara
Tahap ini merupakan penulis memperoleh data-data berdasarkan sepengetahuan penulis pada proses penjualan buku dan melakukan pengamatan secara tidak langsung pada bagian kasir walaupun tidak terlalu mendetail.

1.6.            Sistematika Penulisan
   Untuk mempermudah pembaca dalam menelusuri pembahasan yang disajikan, tulisan ini disusun dengan sistematika sembagai berikut :
BAB 1             PENDAHULUAN
BAB 2             LANDASAN TEORI
BAB 3             ANALISIS DAN PEMBAHASAN
BAB 4             PENUTUP
  2.      LANDASAN TEORI

Suatu program komputer mempunyai konsep dasar pemprograman yang terdiri dari tiga tahapan dasar yang disebut dengan siklus Pengolahan Data disebut juga dengan IPO (Input-Proses-Output), yaitu suatu proses pengolahan data (Data Processing cycle), yaitu Input-Proses-Output.
Tiga tahapan tersebut di atas dapat dikembangkan lebih lanjut dengan ditambah beberapa tahapan lagi, sebagai berikut :
1. Originating
2. Input
3. Process
4. Output
5. Distribution
6. Storage

2.1. Program
2.1.1. Pengertian Program
Menurut Hartono (1995:1) “Program merupakan salah satu bentuk dari berbagai macam jenis aplikasi yang dipergunakan dalam bidang bisnis ataupun dalam bidang ilmiah yang berguna untuk menghasilkan suatu tujuan yang diinginkan”.
         Dalam membuat suatu program yang baik, maka harus dibuat langkah-langkah pokok pembuatan program secara umum, yaitu :
a. Mendefinisikan Masalah
b. Membuat Flowchart
c. Membuat Program
d. Melakukan Test Program
e. Membuat Dukumentasi Program

2.1.2. Tujuan Pembuatan Program

2.1.3. Struktur Data Program

2.1.4. Visual Foxpro
            Visual Foxpro 9.0 adalah sistem manajemen database ( DBMS/ Database Management Sistem ) Elektronika yang berfungsi untuk mengumpulkan, mengambil dan menampilkan data. Visual foxpro dalam bahasa pemprograman visual yang berorientasi pada objek (Object Oriented Programing / OOP ) dan juga sebagai sistem manajemen Database Relation ( RDBMS )
2.2. Peralatan Pendukung
2.2.1.   Normalisasi
            Menurut Tata Sutabri (1999:120) Normalisasi adalah “proses pengelompokan elemen data kedalam bentuk tabel yang menyatakan entitas- entitas hubungan mereka sehingga terwujud satu bentuk yang memudahkan adanya perubahan dengan dampak sekecil mungkin”.

2.2.2.   Bagan Alir ( Flowchart )
            Menurut HM. Jogiyanto (2005:802) memberikan pendapat “didalam pembuatan suatu program, alangkah baiknya kalau terlebih dahulu dibuatkan logika atau urutan-urutan instruksi program tersebut dalam suatu diagram. Diagram inilah yang disebut dengan diagram alur atau Flowchart”.

2.2.3.   Struktur Kode
            Menurut HM. Jogiyanto (2005:384) “Struktur kode adalah suatu bentuk struktur yang berfungsi untuk mempermudah dan mengklarifikasikan data”. Tujuan pembuatan struktur kode dalam perancangan program berfungsi untuk mempermudah mengklarifikasi data, memasukannya dalam komputer dan untuk mengambil bermacam-macam informasi yang berhubungan dengannya.

2.2.4.   HIPO ( Hierarchy Plus Input process output )
            Diagram yang menjelaskan suatu tingkatan atau level dari menu-menu dan sub menu sehingga memperjelas suatu hirarki pada program.
 
3. PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI PROGRAM

3.1.      Analisa Perancangan

3.2.   Spesifikasi Rancangan Program
Dalam spesifikasi program ini, penulis menjelaskan tentang spesifikasi bentuk masukan dan keluaran yang digunakan dalam rancangan program.

3.3. Normalisasi File
            Normalisasi file pada perancangan program dalam pembuatan penulisan ilmiah ini adalah sebagai berikut

3.4. Spesifikasi File
            Spesifikasi yang terdapat dalam perancangan program ini merupakan kumpulan data yang berasal dari dokumen masukan ( input ), data tersebut diproses untuk mendapat hasil guna menunjang kerja dari pembuatan program penjualan buku yang diinginkan nama database yang dipakai dalam program penjualan Buku ini adalah Toko buku. Adapun penjualan dari spesifikasi tabel tersebut adalah sebagai berikut
 
3.5.   Spesifikasi Program
         Dalam pembahasan spsesifikasi program dijelaskan cara kerja program agar lebih mudah memahaminya, serta melihat bagaimana prosedur program penjualan ini dijalankan sesuai dengan ketentuannya. Adapun penjelasan mengenai spesifikasi program tersebut.

3.6.  Flowchart
            Untuk menuliskan program pertama kali harus di temukan langkah-langkah yang harus diambil terlebih dahulu. Sebelum pembuatan program harus dibuat terlebih dahulu prosedur urutan langkah-langkahnya. Flowchart adalah bentuk-bentuk standar yang digunakan dalam penggambaran suatu algoritma.

3.7.  Sarana Pendukung Program

4. KESIMPULAN DAN SARAN

4.1    Kesimpulan
            Berdasarkan uraian yang telah dibahas pada bab-bab sebelumnya, penulis mencoba menarik kesimpulan mengenai perancangan program penjualan buku pada Toko Buku “XYZ” dengan menggunakan Microsoft Visual Foxpro 9.0 sebagai berikut :

4.2    Saran-saran
         Untuk memudahkan kegiatan transaksi, penulis mencoba memberikan saran-saran yang berkaitan dengan program penjualan ini :



Pengertian Karya Ilmiah
Karya ilmiah (bahasa Inggris: scientific paper) adalah laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.
Ada berbagai jenis karya ilmiah, antara lain laporan penelitian, makalah seminar atau simposium, dan artikel jurnal yang pada dasarnya kesemuanya itu merupakan produk dari kegiatan ilmuwan. Data, simpulan, dan informasi lain yang terkandung dalam karya ilmiah tersebut dijadikan acuan bagi ilmuwan lain dalam melaksanakan penelitian atau pengkajian selanjutnya.
Di perguruan tinggi, khususnya jenjang S1, mahasiswa dilatih untuk menghasilkan karya ilmiah seperti makalah, laporan praktikum, dan skripsi (tugas akhir). Skripsi umumnya merupakan laporan penelitian berskala kecil, tetapi dilakukan cukup mendalam. Sementara itu, makalah yang ditugaskan kepada mahasiswa lebih merupakan simpulan dan pemikiran ilmiah mahasiswa berdasarkan penelaahan terhadap karya-karya ilmiah yang ditulis oleh para pakar dalam bidang persoalan yang dipelajari. Penyusunan laporan praktikum ditugaskan kepada mahasiswa sebagai wahana untuk mengembangkan kemampuan menyusun laporan penelitian.

Tujuan Karya Ilmiah
  • Sebagai wahana melatih mengungkapkan pemikiran atau hasil penelitiannya dalam bentuk tulisan ilmiah yang sistematis dan metodologis.
  • Menumbuhkan etos ilmiah di kalangan mahasiswa, sehingga tidak hanya menjadi konsumen ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menjadi penghasil (produsen) pemikiran dan karya tulis dalam bidang ilmu pengetahuan, terutama setelah penyelesaian studinya.
  • Karya ilmiah yang telah ditulis itu diharapkan menjadi wahana transformasi pengetahuan antara sekolah dengan masyarakat, atau orang-orang yang berminat membacanya.
  • Membuktikan potensi dan wawasan ilmiah yang dimiliki mahasiswa dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah dalam bentuk karya ilmiah setelah yang bersangkutan memperoleh pengetahuan dan pendidikan dari jurusannya.
  • Melatih keterampilan dasar untuk melakukan penelitian.
Manfaat Karya Ilmiah
Manfaat penyusunan karya ilmiah bagi penulis adalah berikut:
  • Melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektif;
  • Melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dari berbagai sumber;
  • Mengenalkan dengan kegiatan kepustakaan;
  • Meningkatkan pengorganisasian fakta/data secara jelas dan sistematis;
  • Memperoleh kepuasan intelektual;
  • Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan;
  • Sebagai bahan acuan/penelitian pendahuluan untuk penelitian selanjutnya

 Sistematika Penulisan Karya Ilmiah

Bagian Pembuka

  • Halaman judul.
  • Halaman pengesahan.
  • Kata pengantar.
  • Daftar isi.
  • Ringkasan isi.
  • Penutup.

Bagian Isi

Pendahuluan

  • Latar belakang masalah.
  • Rumusan masalah.
  • Pembahasan masalah.
  • Tujuan penelitian.
  • Manfaat penelitian.

Kajian teori atau tinjauan kepustakaan

  • Pembahasan teori
  • Kerangka pemikiran dan argumentasi keilmuan
  • Pengajuan hipotesis

Metodologi penelitian

  • Waktu dan tempat penelitian.
  • Metode dan rancangan penelitian
  • Populasi dan sampel.
  • Instrumen penelitian.
  • Pengumpulan data dan analisis data.

Hasil Penelitian

  • Jabaran varibel penelitian.
  • Hasil penelitian.
  • Pengajuan hipotesis.
  • Diskusi penelitian, mengungkapkan pandangan teoritis tentang hasil yang didapatnya.
  • Saran

Bagian penunjang

  • Daftar pustaka.
  • Lampiran- lampiran antara lain instrumen penelitian.



http://id.wikipedia.org/wiki/Karya_ilmiah